PRODI MAGISTER PENDIDIKAN MATEMATIKA FKIP UNSYIAH PENGGERAK STEM DI SEKOLAH

Tantangan abad 21 menuntut siswa memiliki kompetensi dalam hal berkomunikasi, berfikir kritis, kreativitas, dan berkolaborasi serta literasi terhadap teknologi dan pengetahuan yang melibatkan lebih dari satu mata pelajaran. Salah satu pendekatan mengajar yang sesuai adalah Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Melalui STEM guru berupaya memotivasi siswa untuk menyelesaikan masalah autentik (masalah sehari-hari) yang melibatkan beberapa atau keempat disiplin ilmu menjadi satu kesatuan, sehingga memungkinkan siswa dengan potensi yang berbeda-beda berkolaborasi untuk menyelesaikan masalah. Tiga kata kunci yang perlu diperhatikan untuk mengimplementasikan STEM yaitu, yaitu authentic (masalah nyata), integrated (antar bidang studi), dan construction (rekayasa), sehingga anak-anak zaman digital dapat menghasilkan karya nyata. Aktivitas di kelas yang berkaitan dengan STEM adalah aktivitas yang berbasis proyek, sehingga penerapan STEM dapat dilaksanakan melalui sintaks model pembelajaran Project-Based Learning (PjBL). Ada kalanya STEM dilengkapi dengan Art, sehingga menjadi STEAM. Walaupun karakter tidak muncul secara eksplisit dalam komponen STEM, namun menurut Associate Prof. Ts. Dr. Mohamad Sattar Rasul (Chairman: Centre of the STEM Enculturation) Universiti Kebangsaan Malaysia, justru karakter merupakan komponen dominan dalam STEM karena proyek yang dikerjakan dalam STEM bertujuan untuk menyelesaikan masalah di masyarakat, yang diawali dengan menganalisis masalah sosial.

FKIP Unsyiah sebagai salah satu lembaga yang menghasilkan calon guru dan mengembangkan kompetensi guru untuk menerapkan inovasi pembelajaran turut berupaya melaksanakan kajian terhadap STEM, melakukan penelitian, mensosialisasikan STEM, dan melatih guru. Ibu Dr. Rahmah Johar, M. Pd sebagai Koordinator Prodi Magister Pendidikan Matematika (MPMAT) sekaligus sebagai Ketua Pusat Riset dan Pengembangan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PRP-PMRI) melaksanakan implementasi STEM di SMP Banda Aceh tahun 2017-2019.

Pada tahun 2019 sudah dilaksanakan penandatangan MoU antara Unsyiah dan Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh dan Dinas Pendidikan Provinsi Aceh terkait dengan implementasi STEM di sekolah.
Sejumlah kegiatan yang dikoordinir oleh Ibu Dr. Rahmah Johar telah dilakukan, yaitu pada bulan Juli 2019 melatih guru SMP se kota Banda Aceh dalam menerapkan STEM di sekolah. Tugas yang diberikan kepada siswa melalui pelatihan guru tersebut adalah Merancang Rumah Idaman, yang membutuhkan konsep skala dan dibantu dengan Google SketchUp. Beriktu hasil karya siswa SMPN 2 dan SMPN 6 Banda Aceh berkaitan dengan rancangan rumah idaman mereka.

Berdasarkan angket yang diedarkan oleh Ibu Rahmah dan tim, respon guru dan siswa terhadap STEM sangat bagus. Guru merasakan bertambah pengalaman mereka dalam mengajarkan matematika yang terintegrasi dengan engineering dan teknologi. Siswa juga memberikan respon yang positif karena mereka bangga dengan karya mereka sendiri sehingga materi pelajaran di sekolah termasuk matematika menjadi menarik.

Pelatihan STEM selanjutnya dilaksanakan di SMAN 2 Sinabang pada tanggal 21 Oktober 2019, dalam rangka program zonasi. Banyak masalah di Sinabang yang bisa diangkat sebagai tema STEM, seperti pengolahan sampah di pantai dan merancang penyimpanan lobster dg menggunakan garam kering atau es kering. Selain itu Ibu Dr. Rahmah Johar juga mensosialisasikan STEM melalui Presentasi pada konfrensi internasional SEADR di Yogyakarta bulan Juli 2019, konfrensi internasional AICMSTE di FKIP Unsyiah tanggal 15 September 2019 dan Seminar Internasional di Prodi PGMI UIN Ar-raniry tanggal 31 Oktober 2019.

Terakhir , tanggal 9 November 2019 dilaksanakan pelatihan STEM kepada guru SMK di Kabupaten Bireuen melalui kegiatan MGMP. Sungguh menarik bekerjasama dengan guru SMK, karena ide-ide rekayasa semakin nyata dengan melibatkan sekolah kejuruan.

Satu hal yang menarik pada pelatihan guru di SMKN 1 Bireuen adalah karena melibatkan 3 komponen yaitu Ibu Dr. Rahmah Johar sebagai Koordinator Program Studi Magister Pendidikan Matematika (MPMAT) FKIP Unsyiah, Bapak Feri Irawan, M. Pd sebagai Ketua MGMP Matematika SMK Kabupaten Bireun yang sekaligus sebagai alumni Prodi MPMAT, dan Bapak T. Julizal, S. Pd sebagai guru SMKN 1 Panga Aceh Jaya sekaligus sebagai mahasiswa Prodi MPMAT.
Kegiatan ini juga sesuai dengan visi prodi MPMAT yaitu menjadi Program Studi yang berkarakter, inovatif, mandiri, dan terkemuka dalam bidang Pendidikan Matematika di Asia Tenggara pada tahun 2026.

Semoga, kerjasama Unsyiah dan sekolah dalam rangka implementasi STEM semakin dirasakan manfaatnya oleh dosen, mahasiswa, guru, dan siswa.

Go STEM.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *